Sonsong Ujian, MTsN Bantaeng Rapat Bentuk Panitia



Mendebarkan, perasaan ini mungkin dihadapi oleh semua siswa secara umum ketika mau menghadapi ujian, entah khawatir karena mungkin hasilnya bagus atau juga mungkin karna nilainya memuaskan. Tidak hanya siswa, pendidik ataupun pemerintah punya rasa was-was yang sama.

Sebagai langkah preventif, berbagai pihak (siswa, sekolah, orang tua dan pendidik serta pemerintah) berupaya mensukseskan agenda tahunan itu dengan berbagai macam usaha tak terkecuali di MTsN Bantaeng.

Beberapa ujian yang akan dihadapi kelas 9 MTsN Bantaeng antara lain Penilaian Akhir Tahun (PAT), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  dan Ujian Nasional (UN). Butuh persiapan yang matang untuk penyelenggaraannya, olehnya itu pada Sabtu, 16 Februari 2019 bertempat di Ruang Guru MTsN Bantaeng kembali rapat dan bertukar pendapat. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Hj. ST. Ramliah, S. Ag., M. Pd. I. dengan dihadiri oleh dewan guru,  Kepala Tata Usaha dan stafnya.

Dalam kesempatan itu, terpilihlah beberapa panitia yang sifatnya lokal yang tentu bertanggung jawab sesuai dengan hasil keputusan rapat. Setelah kegiatan selesai diharapkan panitia membuat laporan pertanggung jawaban sebagai bahan evaluasi. [Abni]







Share:

Pencerahan Kalbu Bagi Peserta UAMBN dan UNBK

Berbagai upaya yang dilakukan untuk mensukseskan UAMBN dan UNBK di MTsN Bantaeng mulai dari simulasi, pembelajaran tambahan sampai pencerhan kalbu.

Sejenak setelah pelaksanaan sholat duha berjamaah di hari Rabu 13 Februari 2019 bertempat di mesjid Babul Khaer Dampang Kepala MTsN Bantaeng Hj. ST. Ramliah, S.Ag., M.Pd. I. memberikan pengarahan dan pencerahan kalbu dikhususkan kepada kelas IX calon peserta UAMBN dan UNBK yang diperkirakan akan dilaksanakan bulan Maret dan April 2019 mendatang. 

Dalam petuahnya beliau menyampaikan akan pentingnya memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya yang tinggal beberapa minggu lagi efektif belajar. Tak lupa beliau menyelipkan landasan hukum terkait pemanfaatan waktu yakni Q. S. 103 Al 'Ashr 1-3. Sebagai inti sari dari arahan tersebut adalah kesuksesan dapat diraih dengan 4 hal yakni kerja keras, disiplin, ketakwaan dan amal sholeh.
 
Harapan kesuksesan semoga di tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya meskipun secara kuantitas terjadi penurunan jumlah peserta ujian dari 68 orang turun menjadi 62 orang. [Abni]




Share:

Bakti Sosial MTsN Bantaeng


Seusai sholat dzuhur di hari Sabtu 2 Februari 2019, sejumlah guru MTsN Bantaeng dan beberapa pengurus OSIS tengah sibuk menyiapkan proses pemberangkatan rombongan bakti sosial menuju lokasi terdampak bencana banjir di Boyong Jeneponto. Bencana ini menyisakan sejumlah duka sekaligus mengharapkan perhatian dan uluran tangan dari berbagai pihak.
 
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan menjadi pemantik bagi siswa, orang tua dan guru untuk mengulurkan tangan memberikan bantuannya. Penggalangan bantuan begitu singkat namun dapat mengumpulkan beras dan mie instan beberapa karton air kemasan.
 
Menjelang jam 14.00 wita, rombongan yang terdiri dari dua mobil sampai di lokasi. Rombongan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Hj. ST. Ramliah, S.Ag,. M.Pd.I,  turut pula wakamad Humas Muh. Kasim, S.Ag,, M.Pd.I,  wakamad kurikulum Ahmad Abni, S.Pd dan pembina OSIS Suhardi, S.Pd.
 
Kehadiran tim ini sangat direspon positif oleh para korban paling tidak dapat mengurangi sedikit beban dan tak kalah pentingnya adalah para korban yakin bahwa masih banyak saudara saudara kami yang peduli dengan kami.
 
Semoga bencana ini menjadi ibrah bagi kita semua sehat untuk mengingat dan kembali kepada Sang Pencipta. [Abni]








Share:

Pengawas Madrasah Supervisi Guru MTsN Bantaeng Pemegang Tugas Tambahan


Senin 3 Desember 2018, pengawas madrasah-H. Marzuki, MM kembali menyambangi MTsN Bantaeng dengan maksud melakukan supervisi khusus guru yang memiliki tugas tambahan. Bapak Pengawas madrasah juga sempat mengikuti upacara pengibaran sang merah putih dan setelahnya langsung kemudian melaksanakan supervisi. 

Tugas tambahan yang menjadi fokus perhatian diantaranya Kamad, wakamad kurikulum, wakamad kesiswaan, wakamad humas, wakamad sarpras, kapus, wali kelas dan kaleb.
 
Pelaksanaan supervisi berlangsung kurang lebih 5 jam yang dimulai dari pukul 08.30 sampai 13.30. Dalam supervisi tersebut, form penilaian yang digunakan adalah form baru yang merupakan hasil kesepakatan pokjawas tingkat provinsi. Dalam kesempatan yang sama beliau juga memberikan bimbingan yang terinklud dalam supervisi tersebut.
 
Secara akumulatif, nilai supervisi guru tugas tambahan MTsN Bantaeng memperoleh nilai pembulatan 83 dengan predikat B. Dari hasil ini kedepannya diharapkan dapat mempertahankan nilai tersebut dan jika perlu ditingkatkan. Semoga [Abni]








Share:

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Ganjil 2018-2019 MTsN Bantaeng


Kamis, 29 November 2018 merupakan hari keempat pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil 2018-2019 semenjak dibuka pada hari Senin lalu. 

Sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5162 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar pada Madrasah Tsanawiyah disebutkan bahwa Penilaian Akhir Semester (PAS) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester ganjil. Selain itu,  PAS merupakan penilaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan dengan maksud untuk mengumpulkan informasi/data tentang pencapaian pembelajaran peserta didik dalam aspek pengetahuan dan keterampilan sekaligus menilai pencapaian SKL.

Pelaksanaan PAS di madrasah ini, mengacu pada kalender akademik MTsN Bantaeng dengan merujuk pada kalender akademik yang diterbitkan oleh Dirjen Pendis, namun pelaksanaan PAS dimajukan satu pekan dengan pertimbangan pengelolaan nilai dan penginputan serta print out Buku Rapor sangat banyak menyita waktu sehingga disiapkan satu pekan untuk itu. Wacana ini juga yang berkembang saat rapat persiapan semester tanggal 22 Oktober 2018 lalu. 

Dalam rapat tersebut, terpilih sebagai panitia antara lain; Ketua: Kaharuddin,  S.Pd.I,  Sekretaris; Trisnawati, SE. Bendahara; Rosmiati,  S.Pd.I. Rabasia, Mursida, S.IP,  Sudirman, S.IP, Nuripa dan Suriani masing-masing sebagai anggota panitia.

Dalam pelaksanaan PAS tahun ini, satuan pendidikan berupaya mengikuti perkembangan penilaian sebagaimana pada penilaian yang dilakukan oleh pemerintah yakni perpaduan soal pilihan ganda dan uraian. Soal pilihan ganda minimal 10 nomor, maksimal 15 nomor sedangkan uraian sebanyak 5 nomor.

Dalam proses pelaksanaannya, Kepala Madrasah-Hj. Ramliah, S.Ag., M.Pd.I memantau jalannya PAS dan menemukan seorang siswa yang sudah 3 hari tidak hadir dengan alasan tidak memiliki kartu siswa dimana kartu ini berfungsi ganda sebagai kartu ujian. Sebagai langkah solutif untuk menghadirkan siswa ini, kepala madrasah langsung menyampaikan masalah ini kepada pembina osis-Suhardi,S.Pd yang memang selama diberikan amanah untuk menerbitkan kartu siswa. Hasilnya, siswa tersebut telah hadir dihari keempat ini.

Dari pelaksanaan PAS ini, diharapkan dapat mencapai esensi dari apa yang diinginkan. Selain itu, penilaian ini diharapkan tetap menjunjung tinggi integritas, akuntabel dan penilaian otentik.[Abni]
























Share:

Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT KORPRI ke 72, Guru dan Staf MTsN Jadi Pelaksana Upacara Bendera


Senin 26 November 2018 pelaksanaan upacara bendera di MTsN Bantaeng dirangkaikan dengan peringatan hari guru nasional dan HUT Korpri ke 72 sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan penilaian akir semester ganjil 2018-2019. Pelaksana upacara kali ini sepenuhnya diambil alih gabungan guru dan staf TU MTsN Bantaeng. Inisiatif ini dimaksudkan agar guru-guru dan staf ikut ambil peran dalam rangkaian kegiatan hari guru dan HUT Korpri ini. Selain itu tentu ingin menunjukkan keteladanan kepada peserta didik dalam perannya sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. 

Bertindak sebagai pembina upacara yakni A. Zulfadhli Al-Ghiffary, S.Ag., MH. yang tiada lain adalah Kepala Urusan Tata Usaha MTsN Bantaeng. Dalam sambutannya beliau membacakan sambutan seragam Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dimana esensi dari sambutan itu adalah menguraikan Tema Hari Guru Nasional tahun 2018 yakni “Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI”. Tema tersebut dipilih mengingat tantangan pendidikan di abad XII semakin berat. Hal ini meniscayakan peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman.
 
Peringatan Hari Guru Nasional seyogyanya bukan hanya dimaknai sebagai ceremonial saja. Tetapi pemaknaan yang mendalam harus terpatri dalam sanubari setiap insan guru maupun pemangku kepentingan yang bidang tugasnya beririsan dengan kependidikan.
 
Tentu kita masih ingat petuah dari Ki Hajar Dewantara bahwa setiap orang adalah guru dan setiap rumah adalah sekolah,  anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.
Selamat hari guru

Personel Upacara:

Pembina upacara = A. Zulfadhli Al-Ghiffary, S.Ag., MH.
Pemimpin = Kaharuddin, S. Pd.I.
Pengibar Bendera = Hj. Sunarti, S. Pd, MM.,  Muh. Irfan,  S. Pd. I,  Nursamsi,  S. Pd
Mc = St. Rahmah R,  S. Ag
Pembaca UUD NRI 1945= Syamsinah, S. Ag
Pembaca Kode etik guru= Ahmad Abni, S. Pd
Dirigen = Trisnawati, SE
Pengatur = Suarni, S.Ag
Ajudan= Salman Naba,  S. Pd. I
Pembaca doa = Yuhanis, S. Ag., M. Pd
Kelompok penyanyi = Gabungan guru dan staf





 



Share:

Podcast Buku Digital Madrasah

CARI ARSIP BERITA

Arsip Berita

Arsip Berita

VIDEO / YOUTUBE

Total Tayangan Halaman

FOLLOWERS

Terjemahan