Berseragam Putih Biru, Siswa Kelas IX MTs Negeri Bantaeng Ikut Melaksanakan Apel Pagi


 

Bantaeng, (28/03/2021), Bismillah. Ada yang berbeda pada pelaksanaan Apel Pagi Senin hari ini, di mana dalam pelaksanaanya lebih meriah dengan dihadiri seluruh siswa kelas IX MTs N Bantaeng yang akan melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM). Apel Pagi juga dihadiri oleh para guru madrasah, panitia  dan pengawas UAM, dan 2 orang tamu dari Puskesmas Dampang yang diberi tugas dari tempat kerjanya untuk memantau penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pelakasanaan UAM di MTs N Bantaeng.

Walaupun jumlah peserta Apel Pagi lebih banyak dari pelaksanaan biasanya di masa pandemi, Apel Pagi hari ini tetap melaksanakan protokol kesehatan Covi-19 dengan baik. Siswa dan guru yang hadir di sekolah, dipastikan telah menggunakan masker dan diukur suhu tubuhnya terlebih dahulu dengan menggunakan thermo gun, dan dalam barisan Apel Pagi, guru-guru telah bersiap di lapangan untuk mengarahkan siswa mengatur jarak barisan demi menjaga jarak dengan yang lainnya.

Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh kepala MTs N Bantaeng, Muhammad Arif Pither,S.Ag., MM. Beliau menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) yag akan dihadapi siswa kelas IX. Muhammad Arif mengungkapkan bahwa pelaksanaan UAM tahun ini dapat dilaksanakan dilingkungan madrasah, walaupun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Pelaksanaan UAM di madrasah dapat dilakukan setelah MTs N Bantaeng mendapatkan surat keterangan rekomendasi untuk melaksanakan UAM dan UM di madrasah dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng. Kepala Madrasah mengingatkan Panitia UAM dan paserta ujian untuk melaksanakan syarat yang diberikan oleh Satgas Covid-19, yaitu senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ujian, mulai awal sampai akhir. Yaitu senantiasa memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan secara berkala.

Terakhir, Muhammad Arif  memberikan semangat dan motivasi kepada siswa kelas IX yang akan segera melaksanakan UAM. Beliau mengingatkan kepada siswa untuk selalu menjaga kesehatan dan senantiasa belajar dengan semangat, dan berharap semoga semua siswa dapat melaksnakan UAM dengan baik dan lancar, dan tentunya dengan hasil yang maksimal. Wish.

Share:

MTs Negeri Bantaeng Siap Melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Pelajaran 2020/2021


Bantaeng, (27/03/2021), Bismillah. Setelah sukses melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk siswa kelas IX, kini MTs N Bantaeng tengah bersiap untuk melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) yang akan digelar pada Senin 29 Maret hingga Rabu 31 Maret 2021 mendatang. Dalam ujian ini akan diujikan 5 pelajaran agama yaitu Bahasa Arab, Akidah Akhlak, al-Qur’an Hadist, Fikih, dan SKI. Segala persiapan telah dilakukan demi terlaksananya ujian tersebut dengan lancar dan aman bagi siswakelas IX. Perlu diketahui, dalam pelaksanaan UAM di MTs N Bantaeng nantinya, akan dilaksanakan di gedung madrasah dan tidak lagi menggunakan sistem Zona sebagaimana pada pelaksanaan PAT baru-baru ini. Hal ini dapat dilakukan setelah MTs N  Bantaeng mendapatkan surat rekomendasi izin untuk melaksanakan ujian di dalam lingkugan madrasah. Izin itu di dapatkan dari Satuan Tugas (Satgas) Penaganganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng.

Karena pelaksanaannya di madrasah, maka persiapan UAM tentu berbeda dengan persiapan yang dilakukan oleh panitia PAT yang berkegiatan di 6 zona. Panitia UAM  yang diketuai Salman, S.Pd.I., memiliki tugas untuk membenahi ruangan yang akan digunakan peserta ujian melaksanakan ujian. Menurut Kaharuddin, S.Pd.I selaku sekretaris panitia ketika ditemui, pada UAM kali ini disiapkan 7 ruangan, 6 ruangan akan digunakan siswa untuk melaksanakan ujian, sedangkan 1 ruangan lagi akan digunakan sebagai ruangan sekretariat panitia UAM dan pengawas ujian. Dalam membenahi ruangan, panitia bukan hanya membersihkan seisi ruangan yang lama tidak digunakan semenjak pandemi Covid-19, melainkan juga mengatur jarak kursi siswa agar pelakasanaan protokol covid-19 dapat dilakukan. Selain itu, dalam setiap ruangan, akan disediakan pencuci tangan dan hand sanitizer yang akan digunakan siswa sebelum memasuki ruangan ujian, dan tidak lupa pula akan disediakan thermo gun  yang akan digunakan panitia untuk mengukur suhu tubuh pengawas dan siswa peserta ujian. Untuk itu, dalam setiap ruangan akan disiapkan satu orang anggota panitia yang bertugas menjaga keamanan ruangan ujian dan akan mengontrol peserta ujian untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam persiapan UAM, panitia telah melakukan validasi soal yang akan diujikan dan menginputnya ke dalam google forms. Soal di input ke dalam google forms karena dalam pelaksanaan UAM nanti akan digunakan sistem android, di mana siswa akan menjawab soal dari google forms yang akan ditampilkan pada androidnya.

Terakhir, Kaharuddin, S.Pd.I. mengaku persiapan UAM di MTs N Bantaeng dengan menggunakan sistem android telah rampung seluruhnya, dan berharap dalam pelaksanaannya tidak menemui kendala yang dapat menghambat siswa peserta ujian dalam melaksanakan ujian. Ketika ditanya bagaimana nasib siswa yang tidak memiliki android atau androidnya bermasalah dalam mengerjakan soal, Kaharuddin, S.Pd., mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan satu Lab Komputer yang memiliki belasan computer. Ruangan ini akan dipersiapkan jika nantinya ada siswa yang tidak memiliki android atau andriodnya bermasalah selama melaksanakan ujian. Berdasarkan laporan yang diberikan Kaharuddin di mana beliau juga bertugas mendata siswa yang tidak memiliki android, bahwa saat ini terdapat 7 siswa yang melapor tidak memiliki perangkat android, maka nantinya ketujuh siswa ini akan ditempatkan di Lab Komputer.Wish.

 

MTs Negeri Bantaeng Siap Melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Pelajaran 2020/2021

Bantaeng, (27/03/2021), Bismillah. Setelah sukses melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk siswa kelas IX, kini MTs N Bantaeng tengah bersiap untuk melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) yang akan digelar pada Senin 29 Maret hingga Rabu 31 Maret 2021 mendatang. Dalam ujian ini akan diujikan 5 pelajaran agama yaitu Bahasa Arab, Akidah Akhlak, al-Qur’an Hadist, Fikih, dan SKI. Segala persiapan telah dilakukan demi terlaksananya ujian tersebut dengan lancar dan aman bagi siswakelas IX. Perlu diketahui, dalam pelaksanaan UAM di MTs N Bantaeng nantinya, akan dilaksanakan di gedung madrasah dan tidak lagi menggunakan sistem Zona sebagaimana pada pelaksanaan PAT baru-baru ini. Hal ini dapat dilakukan setelah MTs N  Bantaeng mendapatkan surat rekomendasi izin untuk melaksanakan ujian di dalam lingkugan madrasah. Izin itu di dapatkan dari Satuan Tugas (Satgas) Penaganganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng.

Karena pelaksanaannya di madrasah, maka persiapan UAM tentu berbeda dengan persiapan yang dilakukan oleh panitia PAT yang berkegiatan di 6 zona. Panitia UAM  yang diketuai Salman, S.Pd.I., memiliki tugas untuk membenahi ruangan yang akan digunakan peserta ujian melaksanakan ujian. Menurut Kaharuddin, S.Pd.I selaku sekretaris panitia ketika ditemui, pada UAM kali ini disiapkan 7 ruangan, 6 ruangan akan digunakan siswa untuk melaksanakan ujian, sedangkan 1 ruangan lagi akan digunakan sebagai ruangan sekretariat panitia UAM dan pengawas ujian. Dalam membenahi ruangan, panitia bukan hanya membersihkan seisi ruangan yang lama tidak digunakan semenjak pandemi Covid-19, melainkan juga mengatur jarak kursi siswa agar pelakasanaan protokol covid-19 dapat dilakukan. Selain itu, dalam setiap ruangan, akan disediakan pencuci tangan dan hand sanitizer yang akan digunakan siswa sebelum memasuki ruangan ujian, dan tidak lupa pula akan disediakan thermo gun  yang akan digunakan panitia untuk mengukur suhu tubuh pengawas dan siswa peserta ujian. Untuk itu, dalam setiap ruangan akan disiapkan satu orang anggota panitia yang bertugas menjaga keamanan ruangan ujian dan akan mengontrol peserta ujian untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam persiapan UAM, panitia telah melakukan validasi soal yang akan diujikan dan menginputnya ke dalam google forms. Soal di input ke dalam google forms karena dalam pelaksanaan UAM nanti akan digunakan sistem android, di mana siswa akan menjawab soal dari google forms yang akan ditampilkan pada androidnya.

Terakhir, Kaharuddin, S.Pd.I. mengaku persiapan UAM di MTs N Bantaeng dengan menggunakan sistem android telah rampung seluruhnya, dan berharap dalam pelaksanaannya tidak menemui kendala yang dapat menghambat siswa peserta ujian dalam melaksanakan ujian. Ketika ditanya bagaimana nasib siswa yang tidak memiliki android atau androidnya bermasalah dalam mengerjakan soal, Kaharuddin, S.Pd., mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan satu Lab Komputer yang memiliki belasan computer. Ruangan ini akan dipersiapkan jika nantinya ada siswa yang tidak memiliki android atau andriodnya bermasalah selama melaksanakan ujian. Berdasarkan laporan yang diberikan Kaharuddin di mana beliau juga bertugas mendata siswa yang tidak memiliki android, bahwa saat ini terdapat 7 siswa yang melapor tidak memiliki perangkat android, maka nantinya ketujuh siswa ini akan ditempatkan di Lab Komputer.Wish.

Share:

MTs Negeri Bantaeng Sukses Melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas IX Tahun Pelajaran 2020/2021


Bantaeng, (27/03/2021), Bismillah. Hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan PAT kelas IX di Mts N Bantaeng yang dimulai pelaksanaannya sejak Seni yang lalu. Dalam  sehari terdapat 2-3 mata pelajaran yang diujikan, dari  14 mata pelajaran yang ada. PAT kelas IX MTs N Bantaeng kali ini tidak dilaksanakan di lingkungan madrasah, melainkan menggunakan sistem zonasi yang terbagi ke dalam 6 zona Ruang Ujian, yaitu Zona Dampang, Zona Jatia, Zona Batulabbu, Zona Lembang, Zona Tombolo, dan Zona Sabbanyang.

Hamriani,S.Si., selaku ketua panitia pelaksana PAT ketika ditemui mengucapkan rasa syukur yang mendalam, atas terlaksananya PAT untuk tahun ini dengan lancar dan aman dari penyebaran virus Covid-19. Berdasar hasil pelaksanaan selama seminggu ini, Hamriani melaporkan bahwa secara umum, pelaksanaan PAT ini berjalan lancar dan tidak menemui kendala yang berarti. Hal ini berkat kerja keras dan kerjasama panitia pelaksana dan guru pengawas ujian madrasah sehingga pelaksanaan ujian dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Untuk itu pula beliau mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan PAT dapat berjalan dengan lancar, mulai dari panitia pengepak yang bertugas mengepak dan memilah lembaran soal yang akan didistribusikan ke masing-masing Ruang Ujian, panitia bagian kosumsi yang menyediakan konsumsi bagi panitia dan pengawas selama pelaksanaan PAT, dan Panitia Pendamping setiap zona Ruang Ujian yang bekerja ekstra untuk menghadirkan dan mengawasi siswa untuk selalau menerapkan protokol kesehatan Covid-19.  Terakhir, Hamriani,S.Si juga mengucapkan terima kasih kepada pengawas ujian dan para siswa peserta ujian atas kerjasamanya yang baik selama pelaksanaan PAT.

Perlu diketahui, selama pelaksanaan PAT, panitia bekerja keras untuk mengarahkan siswa peserta ujian untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.  Seperti memakai wajib masker, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dan melarang siswa berkerumun saat datang dan pulang ketika melaksanakan ujian. Dan Alhamdulillah, sampai akhir pelaksanaan PAT hari ini, semua siswa sehat dan tidak ada yang bergejala terpapar penularan virus Covid-19. Wish.

Share:

Panitia Ujian Akhir Madrasah dan Tim Validasi Soal Ujian Madrasah MTs N Bantaeng Bekerjasama Menginput Soal Ujian

Bantaeng, (26/03/2021), Bismillah. Dalam Ujian Akhir Madrasah (UAM) tahun ini, setiap madrasah diberi kesempatan untuk menugaskan setiap guru mata pelajaran untuk membuat soal ujian yang akan diujikan kepada siswa kelas IX. Di MTs N Bantaeng sendiri, dibentuk  tim penyusun soal yang terdiri dari 3 orang guru per-mata pelajaran dimana terdapat 14 mata pelajaran. Masing-masing penyusung soal ditugaskan untuk membuat soal pilihan ganda sebanyak 40-50 butir soal. Sebelum melaksanakan tugas penyusun soal telah dibekali teknik penulisan soal dengan  terlaksananya Pembekalan Pembuatan Soal Ujian Madrasah pada tanggal 18 Maret lalu.

Saat ini setiap tim penyusun soal telah merampungkan pengerjaan soal Ujian Madrasah yang ditugaskan, dan juga telah mengumpulkan soal tersebut ke Panitia Ujian Akhir Madrasah (UAM) dan Panitia Ujian Madrasah (UM). Namun soal-soal tersebut belum bisa langsung diujikan kepada siswa, melainkan harus melalui proses pengecekan dan validasi oleh Tim Validasi yang sama-sama dibentuk bersamaan dengan pembentukan Tim penyusun Soal Ujian Madrasah. Tim Validasi Soal Ujian Madrasah MTs N Bantaeng yang terdiri dari 16 orang guru yang memiliki kompotensi untuk memeriksa kevalidan soal Ujian Madrasah dan diketuai oleh Muh. Kasim., S.Ag., M.Pd. Tim Validasi dijadwalkan melakukan pengecekan terhadap soal ujian pada tanggal 25-26 Maret 2021. Tugas mereka ini lumayan berat, karena harus betul-betul memperhatikan soal yang telah dibuat guru mata pelajaran, yaitu memperhatikan apakah soal tersebut sesuai dengan kaidah penulisan soal ujian yang telah diajarkan pada pembekalan pembuatan soal yang lalu, ataukah soal tersebut memliki stimulus dan materinya sesuai dengan kisi-kisi soal yang telah diberikan oleh Kementerian Agama. Jika ada soal yang tidak sesuai kaidah penulisan soal, Tim Validasi akan menghubungi pembuat soal bersangkutan dan meminta untuk memperbaiki atau mengubah soal yang dianggap tidak memenuhi standar.

Setelah soal telah melalui Validasi oleh Tim Validasi, maka tugas Panitia Pelaksana Ujian Akhir Madrasahlah yang kemudian menginput soal tersebut ke dalam google forms. Perlu diketahui, MTs N Bantaeng dalam pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) dan Ujian Madrasah (UM) akan menggunakan perangkat Android, sehingga secara teknis madrasah akan melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Android (UAMBA). Dalam penginputan soal, panitia UAM tidak bekerja sendirian, melainkan juga dibantu oleh Tim Validasi soal yang telah melakukan validasi soal Ujian Madrasah. Untuk melakukan penginputan, Tim penginput soal menempati ruangan Lab Komputer dengan sama-sama tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Adapun tim yang bertugas menginput soal UAM dan UN MTs N Bantaeng  sebanyak 14 mata pelajaran ialah, Ahmad Abni,S.Pd., Muhammad Darwis Ridwan,S.Ag. Suhardi, S.Pd. Hj. Sunarti, S.Pd.,M.M. Mawar Indriani, S.Pd. , Jamaluddin, S.Pd. , Suarni, S.Ag.,S.Pd. , Akifah Nurhikmah, haerunnisa Saldy Yusuf SH., sudirman, Muhammad Asri Nasir, S.Ag., Irma, Zukhmita Shari,S.Pd., Wish.

 

Share:

MTs Negeri Bantaeng Melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 2020/2021


Bantaeng, (24/03/2021), Bismillah. Hari ini panitia pelaksana Ujian Akhir Madrasah (UAM) MTs N Bantaeng melaksanakan rapat persiapan ujian di ruangan kelas IX B dan dihadiri oleh semua guru yang tergabung dalam kepanitiaan UAM. Dalam rapat tersebut dibahas tentang segala persiapan dalam pelaksanaan ujian madrasah nantiya. Rapat kali ini dipimpin langsung oleh kepala madrasah, Muhammad Arif Pither, S.Ag., MM dan didampingi oleh ketua panitia pelaksana UAM MTs N Bantaeng, Salman, S.Pd.I. Dalam arahannya, Muhammad Arif memberikan beberapa arahan terkait persiapan madrasah menghadapi ujian nantinya.

Hal yang pertama kali disampaikan oleh kepala madrasah bahwa saat ini MTs N Bantaeng telah mendapat izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng untuk melaksanakan UAM di lingkungan madrasah. Sehingga beliau menginstruksikan kepada panitia untuk segera membenahi ruangan di madrasah yang akan digunakan siswa untuk melaksanakan ujian. Beliau menyampaikan, bahwa dalam surat rekomendari yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng memerintahkan kepada madrasah penyelenggara ujian--- dalam hal ini MTs N Bantaeng--- untuk tetap dan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Hal ini peru dilakukan, sebab jumlah siswa yang akan melaksanakan ujian cukup banyak dan perlu upaya ekstra untuk menghidarkan mereka tertular Covid-19 selama melaksanakan ujian di lingkungan madrasah.

Maka demi melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan UAM di MTs N Bantaeng nanti, panitia akan menyediakan 6 ruangan ujian yang akan diisi masing-masing 15 orang siswa, dengan jumlah tersebut akan dapat dengan mudah bagi panitia untuk mengatur jarak peserta ujian, sehingga memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19.  Dalam pelaksanaan UAM nanti, panitia akan menyediakan hand zanitizer dan tempat cuci tangan di setiap ruangan, sehingga sebelum memasuki ruangan, peserta ujian akan dipersilahkan untuk mencuci tangannya terlebih dahulu. Selain itu, para peserta ujian akan diwajibkan memakai masker dan akan di ukur suhu tubuhnya menggunakan alat pengukur suhu tubuh/ thermo gun.

Dalam kesempatan rapat ini juga diputuskan, bahwa dalam pelaksanaan UAM di MTs N Bantaeng akan menggunakan perangkat Android dengan menggunakan google forms, sehingga secara teknis madrasah akan melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Android (UAMBA). Untuk menindaklanjuti pelaksanaan UAMBA pada ujian nanti, maka Kepala Madrasah menginstruksikan kepada panitia penyelenggara ujian untuk segera mendata siswa yang memiliki android yang bisa digunakan saat pelaksanaan ujian nanti. Muhammad Arif juga menginstrusikan kepada guru yang tergabung ke dalam Tim Validasi soal UAM untuk segera menyelesaikan proses koreksi terhadap soal-soal yang telah dibuat oleh guru mata pelajaran dan menginputnya ke dalam google forms,  sehingga persiapan menuju pelaksanaan UAM dapat dilakukan dengan maksimal. Wish.

Share:

MTs Negeri Bantaeng Mengantongi Izin Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng


Bantaeng, (24/03/2021), Bismillah. Kabar baik bagi pelaksanaan Ujian Madrasah yang akan segera dilaksanakan di MTs N Bantaeng, di mana ujian tersebut akhirnya akan dilaksanakan di lingkungan madrasah setelah mendapatkan izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng. Sebelumnya, Ujian Madrasah sedianya akan dilaksanakan di beberapa zona ujian sebagaimana pelaksanaan PAT kelas IX yang sementara berjalan di MTs N Bantaeng saat ini. Informasi mengenai izin pelaksanaan ujian di madrasah di sampaikan langsung oleh Kepala MTs N Bantaeng, Muhammad Arif Pither, S.Ag., MM. Beliau menerima surat langsung dari Satgas Penanganan Covid-19 terkait izin pelaksanaan ujian di madrasah. Surat Keterangan Rekomendasi Protokol Kesehatan Covid-19 atas Pelaksanaan “Ujian Akhir Madrasah (UAM) dan Ujian Madrasah (UM) tingkat MTs” yang diterima kepala madrasah bertangggal 21 Maret 2021 dan ditanda tangani langsung oleh Wakil Komandan Induk Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng, Ipda Masinna.

Secara spesifik surat keterangan rekomendasi pelaksanaan Ujian Madrasah dari Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan bahwa izin pelaksanaan ujian di madrasah dapat dilakukan pada Senin 29 Maret hingga sabtu 10 April 2021. Dalam surat rekomendasi tersebut juga ditekankan kepada madrasah penyelenggara ujian utuk tetap dan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Dalam pelaksanaannya, tentu madrasah dituntut untuk memastikan setiap peserta ujian untuk memakai masker dan segala protokol kesehatan yang sebenarnya telah dilaksanakan sejak lama di MTs N Bantaeng pada pembelajaran luring sistem zonasi, namun ini berbeda karena pelaksanaannya dilakukan di lingkungan madrasah.

Kepala MTs N Bantaeng ketika ditemui di ruang kerjanya, mengaku senang dan gembira ketika menerima surat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Bantaeng ini, sebab akhirnya madrasah akan mendatangkan siswanya kembali ke lingkungan madrasah meskipun hanya beberapa hari selama pelaksanaan Ujian Madrasah. Namun hal ini merupakan yang pertama kali bagi MTs N Bantaeng mendatangkan siswa ke lingkungan madrasah  setelah sekian lama semenjak adanya pandemi Covid-19. Muhammad Arif Pither menegaskan bahwa MTs N Bantaeng siap menjalankan perintah Satgas Penanganan Covid-19 dalam melaksanakan ujian madrasah nanti, yaitu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, demi menjaga kesehatan peserta didik dan menghindarkan mereka tertular virus Covid-19. Terakhir, beliau menyebutkan akan segera berkoordinasi ke Puskesmas terdekat terkait pengawasan pelaksanaan ujian nantinya, sebagai bentuk keseriusan pelaksaanaan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan madrasah bagi siswa yang mengikuti Ujian Madrasah. Wish.

 

Share:

Semangat Panitia Pendamping dan Pengawas Ujian Melaksanakan PAT Kelas IX MTs Negeri Bantaeng

Bantaeng, (24/03/2021), Bismillah. Hari ini merupakan hari ketiga pelaksanaan PAT Kelas IX di MTs N Bantaeng, di mana pelaksanaannya di tempatkan di beberapa zona yang berbeda demi menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Di setiap zona, panitia memilih masjid sebagai tempat pelaksanaan PAT. Yuhanis, S.Ag., M.Pd.I yang juga Wakamad Bidang Kesiswaan MTs N Bantaeng, mangapresiasi panitia PAT yang memilih masjid sebagai tempat pelaksanaan PAT, sebab hal tersebut dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa fungsi masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah saja, melainkan juga sarana pelaksanaan pendidikan sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad saw., yang menjadikan masjid Nabawi sebagai tempat mengajar kepada para sahabatnya. Selain itu, dengan pelaksanaan PAT di masjid, juga bisa dijadikan ajang promosi kepada masyarakat, sebab MTs N Bantaeng sementara bersiap melaksanakan PPDB untuk tahun ajaran baru, sehingga dengan pelaksanaan PAT di setiap Zona ini akan menarik perhatian masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MTs N Bantaeng.

Namun, pelaksanaan PAT di di masjid memiliki kekurangannya tersendiri, seperti yang diungkapkan oleh Haerunnisa, S.Pd., pelaksanaan PAT di masjid sedikit menyulitkan siswa untuk melaksanaan ujian, sebab tidak tersedianya sarana prasarana penunjang seperti meja dan kursi. Namun cara saat seperti ini dirasa sudah cukup baik  utamanya di saat pandemi saat ini, terbukti dengan antusiasnya siswa hadir untuk melaksanakan PAT sangat tinggi dan mereka sangat bersemangat mengerjakan setiap soal yang diberikan oleh pengawas ujian.

Dalam pelaksanaan PAT kelas IX di MTs N Bantaeng, ada hal penting yang peru diketahui di mana beberapa zona ujian memiliki jarak yang cukup jauh dari lingkungan sekolah, sehingga menjadi tantangan bagi Panitia Pendamping dan Pengawas Ujian untuk hadir dan memfasilitasi siswa untuk melaksanakan PAT tepat waktu. Panitia pendamping memiliki tugas untuk menyediakan segala perlengkapan ujian untuk menunjang pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19, seperti meyediakan hand sanitizer dan sabun cuci tangan serta mengatur jarak siswa ketika melaksanakan ujian. Selain itu, panitia Pendamping juga bertugas untuk menghadirkan semua siswa tepat waktu di ruangan ujian, sebab ternyata ada saja beberapa siswa yang kadang terlambat datang ke lokasi ujian.

Seperti yang dilakukan oleh Nursyamsi,S.Pd. sebagai panitia pendamping di zona Lembang, beliau seringkali menelpon bahkan mendatangi rumah siswa jika ada yang belum hadir datang ke ruang ujian. Hal yang sama terjadi di zona Dampang pada hari kedua pelaksanaan PAT, ada seorang siswa yang datang terlambat akibat telat bangun pagi, setelah ditanya ternyata semalam ia begadang main game. Di masa pandemi sekarang ini, ada hal yang miris karena banyak siswa yang kecanduan bermain game bahkan sampai begadang semalaman, di sinilah peran guru dan orang tua di rumah diharapkan untuk mengingatkan dan memotivasi siswa untuk giat belajar dan konsentrasi menghadapi PAT dan Ujian Madrasah yang akan segera dilaksanakan di MTs N Bantaeng.

Pengawas ujian yang ditugaskan untuk mengawas pelaksanaan ujian di setiap zona merupakan guru MTs N Bantaeng sendiri yang tidak tergabung ke dalam kepanitiaan PAT. Pengawas Ujian memiliki tantangan tersendiri karena dituntut hadir lebih awal di madrasah seperti yang diungkapkan Eka Susanti,S.Pd, sebab PAT kali ini dimulai jam 08.00 setiap pagi di setiap zona, sehingga setiap pengawas ujian dituntut bergegas hadir di sekolah untuk mengambil soal yang telah dikepak oleh panitia, dan segera menuju ruang ujian yang memiliki jarak yang lumayan jauh dari Madrasah. Namun jarak bukanlah menjadi penghalang bagi setiap pengawas untuk hadir ke lokasi ujian tepat waktu, sebab merupakan tanggung jawab pengawas untuk memfasilitasi siswa mengikuti ujian dengan baik dan lancar.

Hj. Sunarti HS, S.Pd., MM (Panitia Pendamping zona Tombolo), Suhardi, S.Pd (Panitia Pendamping Zona Jatia), Nursyamsi,S.Pd (Panitia Pendamping zona Lembang) dan Muhammad Asri Nasir, S.Ag (Panitia Pendamping zona Sabbanyang) ketika masing-masing ditemui dilokasi ujian, melaporkan bahwa pelaksanaan PAT dapat berjalan lancar di setiap zona. Setiap panitia pendampig dan pengawas ujian dapat bekerja sama dengan baik sehingga siswa dapat melaksanakan PAT dan dapat menjalankan protokol kesehatan dengan patuh. Dengan adanya panitia pendamping di setiap zona, memudahkan pengawas ujian untuk melaksanakan tugasnya, sebab mereka dapat saling bekerja sama untuk mendatangkan soal ke lokasi ujian dan pelaksanaan ujian bagi siswa. Wish.

Share:

Kepala MTs Negeri Bantaeng Memantau Pelaksanaan PAT Kelas IX di Zona Dampang



 Bantaeng, (23/03/2021), Bismillah. Kepala MTs Negeri Bantaeng, bapak Muhammad Arif Pither, S.Ag.,MM. didampingi  Wakamad bidang Kurikulum, bapak Ahmad Abni,S.Pd., hari ini memantau langsung pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) kelas IX tahun ajaran 2020/2021 di Ruang Ujian 04 zona Dampang. Zona Dampang merupakan ruang ujian terdekat lokasinya dari MTs N Bantaeng, yakni hanya berjarak sekitar 200 meter dari lingkungan sekolah. Siswa yang melaksanakan ujian di Zona Dampang ditempatkan di Masjid Al-Muzaini yang berkapasitas cukup luas sehingga protokol kesehatan Covid-19 dapat dilaksanakan. Siswa peserta ujian di zona ini berjumlah 15 orang dan terdapat seorang Panitia Pendamping zona yang bertugas mengatur siswa menjalankan protokol Covid yaitu ibu Darmiati,SP.

Kepala Madrasah dalam kunjungannya memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa peserta ujian. Beliau mengingatkan siswa untuk selalu menjaga kesehatan dan senantiasa menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dalam melaksanakan ujian, di mana saat ini Indonesia secara umum masih dilanda pandemi Covid-19. Namun pandemi bukanlah menjadi penghalang bagi Madrasah dan siswa untuk melaksanakan PAT tahun ini, sebab ketika dalam pelaksanaan PAT seluruh peserta ujian dapat mematuhi protokol kesehatan, maka in Sya Allah mereka akan terhindar dari penyebaran virus Corona. Pak Arif menjelaskan bahwa pelaksanaan PAT bagi siswa merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk dikenang hingga di hari tua nanti, mereka nantinya akan dapat bercerita kepada anak cucunya kelak bagaimana perjuangan menimba ilmu di masa-masa sulit ketika penyebaran Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Pelaksanaan ujian di dalam masjid dan menjaga jarak adalah hal yang langka dan jarang dialami oleh siswa, dan bisa jadi mereka alami hal itu hanya di masa pandemi saja. Di masa sulit sekarang ini bukanlah penghalang bagi siswa untuk memacu dan memotivasi diri untk terus belajar dengan giat demi meraih cita-cita yang mulia.

Pak Arif dalam kesempatan ini juga mengingatkan siswa laki-laki yang memiliki rambut gondrong untuk segera merapikan, sebab siswa kelas IX akan segera dijadwalkan untuk melakukan foto ijazah. MTs N Bantaeng menjadwalkan untuk melakukan foto ijazah bagi siswa kelas IX ketika pelaksanaan Ujian Madrasah Mapel Agama pada hari senin 29 Maret nanti. Selama adanya pandemi, banyak siswa yang sengaja memanjangkan rambutnya menjadi gondrong. Padahal mereka masih berstatus sebagai siswa MTs N Bantaeng yang mengharuskan mereka untuk selalu merapikan rambut. Momen berfoto ijazah nanti dirasa pas untuk kembali mengingatkan siswa untuk mencukur dan merapikan rambut para siswa, agar foto ijazah mereka terlihat gagah dan rapih.

Ditemui setelah pelaksanaan PAT di hari kedua ini, kepala MTs N Bantaeng, Pak Arif Pither,S.Ag.,MM. menyampaikan bahwa hari ini beliau melakukan pemantauan pelaksanaan PAT di 4 zona ruang ujian, yaitu di zona Dampang, Zona Jatia, Zona Batulabbu dan Zona Lembang. Beliau sangat mengapresiasi pelaksanaan PAT tahun ini yang dapat dilaksanakan di tengah pandemiCovid-19, sebab setiap zona ujian dapat melaksanakan semua prosedur pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19, seperti setiap siswa diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, tersedianya hand sanitizer dan sabun cuci tangan di setiap zona ujian. Terakhir, Pak Arif juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia PAT atas terlaksananya kegiatan ini dengan sangat lancar dan tidak menemui kendala berarti yang dapat menghambat siswa mengikuti PAT. Wish.

Share:

Podcast Buku Digital Madrasah

CARI ARSIP BERITA

Arsip Berita

Arsip Berita

VIDEO / YOUTUBE

Total Tayangan Halaman

FOLLOWERS

Terjemahan